News

NewsCategory

PARAGON SCHOLARSHIP PROGRAM

PT Paragon Technology and Innovation merupakan perusahaan yang bergerak di industri kosmetik sejak tahun 1985. Dengan visi “menjadi perusahaan yang bermanfaat bagi masyarakat dan terus berkembang di berbagai bidang dengan menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin,” mendorong Paragon untuk memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Indonesia. Bidang pendidikan menjadi salah satu fokus Paragon dalam menggerakan kegiatan positif di masyarakat. Salah satunya adalah dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa di Perguruan Tinggi.

Hal ini bukan pertama kalinya Paragon memberikan beasiswa kepada siswa atau mahasiswa di sekolah ataupun perguruan tinggi di Indonesia, tetapi ini merupakan pertama kalinya Paragon menyelenggarakan serangkaian program beasiswa yang berkesinambungan.

Paragon Scholarship Program terdiri dari 3 jenis program, yaitu Beasiswa Prestasi, Beasiswa Pemberdayaan, dan Beasiswa Tugas Akhir. Beasiswa Prestasi merupakan beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat 3 yang berprestasi di bidang akademik maupun non akademik. Beasiswa Pemberdayaan merupakan beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat 2 yang kurang mampu secara ekonomi. Sedangkan Beasiswa Tugas Akhir merupakan beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat akhir yang membutuhkan dana untuk menyelesaikan Tugas Akhir.

Sebagai permulaan, program beasiswa ini ditujukan untuk 4 perguruan tinggi, yaitu Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, dan Institut Pertanian Bogor. Program beasiswa ini berhasil menarik ribuan pelamar dari 4 perguruan tinggi tersebut. Dari sekian banyak pelamar, sebanyak 40 mahasiswa terpilih menjadi Grantee (sebutan bagi penerima beasiswa Paragon) Beasiswa Prestasi, terdiri dari 10 mahasiswa dari setiap kampus. Begitu pula untuk Beasiswa Pemberdayaan, terpilih 40 Grantee yang terdiri dari 10 mahasiswa ITB, 10 mahasiswa UGM, 10 mahasiswa UNPAD, dan 10 mahasiswa IPB.

Pada 12 Maret 2017, Paragon mengundang Grantee Pemberdayaan IPB untuk mengkuti gathering di Ruby Room Hotel Arnava, Bogor. Di waktu yang bersamaan, gathering untuk Grantee Pemberdayaan UGM di laksanakan di The White Paal Resto, Yogyakarta. Sedangkan gathering untuk Grantee Pemberdayaan ITB dan UNPAD dilaksanakan pada 19 Maret 2017 secara bersamaan di Nanny's Pavillion, Bandung.

Dalam kegiatan tersebut, Grantee diberikan penjelasan lebih lanjut mengenai program beasiswa pemberdayaan dan semakin diperkenalkan dengan company profile Paragon. Salah satu hal yang menarik dari gathering ini adalah setiap Grantee diminta untuk membuat milestone mimpi dalam bentuk gambar dan self motivation tentang kekuatan sebuah mimpi dari Paragon team. Harapan dengan adanya gathering ini, setiap Grantee akan lebih termotivasi dalam mengejar mimpi dan semakin memperluas networking Grantee dalam bersosialisasi. Seiring dengan pelaksanaan gathering Grantee Pemberdayaan, dilakukan seleksi untuk Grantee Tugas Akhir di setiap kampus. Grantee Tugas Akhir yang lolos seleksi lengkap penerimaan personel Paragon, selain mendapatkan dana tugas akhir, Grantee berkesempatan untuk ikatan dinas di PT Paragon Technology and Innovation.

Rangkaian acara Paragon Scholarship Program dilanjutkan dengan pembinaan untuk Grantee Prestasi.
Kali ini Grantee dari setiap kampus diundang secara serentak untuk mengikuti program pembinaan di Dharmawan Park, Bogor pada 1-2 April 2017. Pembinaan diawali dengan pembukaan oleh Ibu Esti Tristiana selaku Human Capital Director Paragon di Pabrik Paragon. Kemudian Grantee diajak untuk tour pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Jatake, Tangerang. Grantee diajak untuk melihat  rosespembuatan produk dari brand-brand Paragon, seperti Wardah, Make Over, Emina, IX, dan Putri.

Setelah tour pabrik, pembinaan dilakukan di Darmawan Park, Bogor. Acara dimulai dengan simbolisasi penerima beasiswa oleh Bapak Harman Subakat selaku Chief Operating Officer dan dilanjutkan penyampain materi mengenai “What is Cosmetics Manufacturer Indonesia?”. Para Grantee terlihat bersemangat dan proaktif untuk mengenal lebih jauh PT Paragon Technology and Innovation.

Pembinaan hari pertama diakhiri dengan sharing session tentang “Whoever We Were, We are
Impactful”dari alumni ITB, UGM, UNPAD, dan IPB. Para alumni sharing seputar pengalaman,
tantangan, dan bagaimana cara membentuk diri untuk mendorong karir kepada para Grantee.

Di hari kedua, kegiatan diawali dengan outbond yang dipandu oleh Tim Darmawan Park. Outbond ini
bertujuan untuk membangun kerja sama tim karena para Grantee nantinya akan mengerjakan
community project yang dikerjakan secara tim di kampus masing-masing. Melalui team building tersebut, secara tidak langsung Grantee ditanamkan nilai inovatif, kepercayaan, komunikasi, teamwork, dan leadership dengan cara yang menyenangkan. Final simulations dari team building ini, Grantee diberi tugas untuk membawa dan melindungi api di tengah medan yang penuh rintangan. Bila api padam di perjalanan maka setiap tim harus mengambil kembali api tersebut dari sumber api. Game berhasil diselesaikan apabila obor utama berhasil dinyalakan. Dalam final simulations ini, Grantee ditanamkan bahwa mereka adalah satu tim dan mereka siap untuk menjalankan project bersama.

Setelah mengikuti outbond, Grantee diberikan materi tentang spirit dan self development yang mendukung seseorang dalam membentuk diri yang disampaikan oleh Bapak Salman Subakat selaku Chief Marketing Officer. Salah satu pembelajaran dari Pak Salman adalah kita harus mainfulness dalam melakukan semua kegiatan kita. Grantee diajak mensimulasikan mainfulness tersebut dengan memakan biskuit bermerk tertentu sambil memikirkan kenangan terakhir kapan memakan biskuit tersebut. Terlihat beberapa Grantee terharu ketika mengikuti simulasi ini.

Para Grantee dari setiap kampus akan menjadi satu tim untuk mengonsep dan melaksanakan community project di kota kampusnya berada. Terlebih dahulu, mereka diberi materi pengantar mengenai langkah-langkah menyusun community project, social impact, dan bentuk-bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat oleh Marsya dari Indorelawan.

Acara pembinaan ini ditutup dengan presentasi community project yang telah dirumuskan dari setiap tim. Banyak saran dan masukan yang membangun dalam perencanaan community project tersebut. Dengan tag line “We are ready to contribute to the nation”, Grantee siap untuk melaksanakan community project secara berkesinambungan.